Blog
06
Mei
2012
2012-05-06 11:14:11
Rini Sugianto, Sang Animator di Balik "The Adventure of Tintin"

Ketika mantap ingin menjadi seorang animator, tantangan pertama yang harus ia hadapi adalah keraguan orang tuanya. Tekanan orang tua yang kurang mendukung dengan keputusannya untuk menjadi seorang animator merupakan pekerjaan rumah tersendiri bagi Rini. Namun akhirnya kedua orang tuanya luluh juga ketika melihat Rini serius menjalani pekerjaannya. "Lama-lama mereka lihat juga kalau ini memang jalan hidupnya," katanya.

Bagi Rini, memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk menjadi seorang animator. Setelah selesai kuliah di Universitas Parahyangan, ia melanjutkan pendidikan di Academy of Art University, San Francisco, MFA Animation (2002-2005). Dan kini ia bekerja di Weta Digital, New Zealand. Sebuah perusahaan yang mengerjakan visual effects dan animasi untuk film dan iklan. 

"Setelah kuliah, saya intern dulu di Stormfront Studio, baru ke Offset Software, terus ke Blur Studio, baru ke Weta. Pretty much perjuangannya sampai ke Weta sekitar 5 tahun. Tintin ini film pertama saya," cerita Rini tentang perjuangannya.

Weta Digital adalah satu-satunya studio animasi yang berbasis di New Zealand. Keadaan industri animasinya pun menurut Rini agak jomplang, karena tidak ada perusahaan besar lainnya, "Tidak seperti di US atau Canada," katanya.

Ternyata tidak hanya Rini sendiri yang bekerja di Weta Digital. Masih ada beberapa orang Indonesia yang dengan kerja keras berhasil bekerja di perusahaan tersebut. "Saya enggak tau pastinya berapa banyak di New Zealand, tapi kalau di Weta, saya sendiri di animation departement. Tapi ada juga orang Indonesia didepartement lain seperti rotoscopefx, dan pipeline," jelasnya.

Rini pun bercerita tentang persaingan antar animator. "Persaingannya ketat, soalnya makin banyak lulusan-lulusan sekolah animasi yang punya demo reel yang sangat bagus. Jadi makin lama jumlah animator dan demand dari company-nya jadi enggak imbang. Dan juga kalau demo reel kita enggak setara sama standar luar, agak susah untuk di-hire," jelas Rini.

Untuk itu Rini juga merasa kalau dunia animasi di Indonesia sudah tertinggal dibanding Singapora dan Malaysia. "Mereka sudah lebih maju dalam industri animasinya, dalam artian pekerjaan animasi di negara mereka lebih banyak dan lebih berskala besar," tuturnya.

Terakhir, Rini memberikan rekomendasi tempat bagi kalian yang ingin mendalami dunia animasi. Tapi yang penting diketahui terlebih dahulu adalah bahwa 3D itu dibagi banyak jurusan dan animasi adalah salah satunya. "Animation itu hanya untuk bagian penggerakannya," katanya. "Untuk di dalam negeri saya sendiri tidak terlalu paham, karena saya sudah lama tidak tinggal di Indonesia. Untuk di luar negeri, ada beberapa sekolah yang spesialisasi di animation, seperti animation mentor, salah satu online animation school. Tapi banyak juga sekolah khusus animasi yang bagus di US dan Canada, juga di France seperti Gobelins" tambahnya menutup perbincangan.


Rini Sugianto

Character Animation

Education: 
- Academy of Art University, San Francisco, CA
MFA Computer Art, 3D Animation, May 2005

- Parahyangan University, Bandung, Indonesia
Bachelor in Architecture, In Top Ten Graduates, June 2001

Experience:
Animator, New Zealand, (2010-present)

Weta Digital
- Animator for Featured film, The Adventure of Tintin: Secret of the Unicorn
Supervising Animator / Animator, Venice, USA (2007-2010)

Blur Studio
- Supervising current cinematic project
- Lead Animator for Warhammer online 2008
- Animator for various project
Cinematic Animator, Newport Beach, USA (2006-2007)

Offset Software
- Created Animation Game Cinematic
Cinematic Animator, San Rafael, USA (2005-2006)

Stormfront Studios
- Created Animation and Layout for FMV and In Game Cinematic (Eragon’s game)
- Created animatics for upcoming game

Achievement:
- Participated at Osmosis Art show at Gnomon School for sculpting
- Within the top ten graduates of Architecture Department, Parahyangan University, 2001
- The top ten of Telkomsel Photography competition in Bandung

Website : www.triyani.com

Sumber : indonesia kreatif
foto foto : indonesia kreatif

Leave a Reply  
 
 
Lagu Baru Lagu Bagus
Chat Box
M-Gallery
202
201
200
199
198
196
195
194
192
193
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10